MTs Salafiyah NU Karanganyar Gelar Sabasa: Rayakan Hari Santri, Sumpah Pemuda, dan Bulan Bahasa

Karanganyar, 28 Oktober 2025 — Dalam rangka memperingati Hari Santri, Sumpah Pemuda, dan Bulan Bahasa, MTs Salafiyah NU Karanganyar menggelar rangkaian kegiatan bertajuk Sabasa (Semarak Hari Santri dan Bulan Bahasa) dengan mengusung tema “Santri Berbudaya, Santun Berbahasa.” Kegiatan ini berlangsung selama dua hari dan diikuti dengan antusias oleh seluruh warga madrasah.


Pada hari pertama, kegiatan diawali dengan karnaval Hari Santri serta lomba pembacaan Pembukaan UUD 1945 . Seluruh siswa turut berpartisipasi dalam perlombaan tersebut. Antusiasme peserta begitu tinggi hingga juri memutuskan untuk memperpanjang waktu penilaian menjadi dua hari.


Hari kedua diisi dengan lomba Mading (majalah dinding) dan K3 (Kebersihan, Keindahan, dan Kerapian) antar kelas. Kegiatan ini tidak hanya menumbuhkan semangat kompetitif, tetapi juga menanamkan kebiasaan positif di kalangan siswa. Terlihat banyak siswa yang semakin rajin membersihkan lingkungan kelas serta mengekspresikan kreativitasnya melalui tulisan.


Kegiatan berlanjut dengan apel peringatan Sumpah Pemuda. Dalam sambutannya, Kepala Madrasah menyampaikan pesan penting tentang nilai persatuan dalam keberagaman.


> “Manusia diciptakan dalam keadaan berbeda-beda, baik jenis kelamin, suku bangsa, maupun bahasa. Seperti yang disebutkan dalam Al-Qur’an, perbedaan itu agar manusia saling mengenal dan saling menghargai,” ungkap H. Khoeron selaku kepala Madrasah.


Beliau juga menegaskan bahwa perjuangan pemuda masa kini adalah melanjutkan perjuangan para pahlawan melalui semangat belajar, berakhlak mulia, dan menjaga persatuan bangsa.


Setelah kegiatan apel dilaksanakan, dilanjutkan dengan catwalk dan kampanye bakal calon (balon) ketua dan wakil ketua OSIS.  Balon OSIS yang diwakili dari kelas 8, tahun ini tampil memukau dengan kostum bertema pahlawan nasional, seperti Pattimura, Teuku Umar, Sultan Hasanuddin, KH. Hasyim Asy‘ari, Hj. Rasuna Said, Cut Nyak Dhien, Kartini, dan Dewi Sartika.

Adapun pasangan calon yang maju adalah:


1. M. Fredi Galih dan Hilma Putri

2. Nourany Anggun dan Fahmi Alfiansyah

3. Fadhilatul Zamzamia dan M. Annur Fajar

4. Bustomil Mahbub dan Ifa Khoirun Nisa


Suasana semakin meriah dengan penampilan tarian Andira, monolog bertema Santri dan Bahasa, dan tari Mbareng. Seluruh rangkaian acara Sabasa berlangsung dengan lancar, khidmat, dan penuh makna.

Kategori

Kegiatan

Post By

Nurika Pedia